Sejarah Desa Batukandik Nusa Penida, Berkaitan dengan Kesatria Bersenjata Kandik dan Perahu Sakti

Author:
Share

Desa Batukandik yang terletak di bagian selatan Pulau Nusa Penida, Klungkung, Bali, menyimpan sebuah kisah yang menjadi cikal bakal lahirnya nama desa tersebut.

Cerita ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat setempat.

Pada zaman dahulu, wilayah yang sekarang dikenal sebagai Batukandik belum memiliki nama. Suatu hari, datanglah sebuah perahu sakti yang dikenal dengan nama Perahu Jong.

BACA JUGA  Ketua PHDI Bali Nyoman Kenak Dorong Sinergi Polri dengan Pecalang Demi Keamanan Bali

Perahu ini memiliki kekuatan yang luar biasa, hingga apa pun yang ditabraknya—baik gunung, batu, maupun apapun di hadapannya—akan hancur lebur.

Banyak pihak yang mencoba menaklukkan perahu tersebut, namun tak satu pun berhasil. Hingga akhirnya, muncul seorang kesatria yang membawa sebuah senjata unik berupa kampak yang terbuat dari batu. Pada masa itu, senjata kampak dikenal dengan sebutan kandik.

BACA JUGA  Jennifer Coppen Gelar Upacara Melaspas Rumah Baru di Bali, Persembahan Spesial untuk Sang Buah Hati

Kesatria ini kemudian menghadapi Perahu Jong dalam sebuah pertarungan yang sangat sengit. Dengan keberanian dan senjata kandik batu miliknya, ia berhasil menghancurkan perahu sakti tersebut.

Kemenangan ini menjadi peristiwa penting yang kemudian diabadikan oleh masyarakat dengan menamai tempat tersebut Batukandik, yang berasal dari gabungan kata batu dan kandik.

Hingga kini, nama Batukandik menjadi simbol keberanian dan perlindungan. Kisah ini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah lokal, tetapi juga memperkaya tradisi lisan dan warisan budaya masyarakat Nusa Penida secara keseluruhan. (TB)

   
BACA JUGA  Perseden Denpasar Siap Tampil di 16 Besar Liga 4 PSSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!