Pernahkah Anda terbangun dengan perasaan bingung setelah bermimpi melangsungkan upacara pernikahan? Dalam tradisi Hindu di Bali, mimpi bukan sekadar bunga tidur (amustining sungsut), melainkan sering dianggap sebagai sasmita atau petunjuk spiritual mengenai apa yang akan terjadi di masa depan.
Banyak orang percaya bahwa mimpi menikah memiliki makna yang kontradiktif dengan kejadian aslinya. Mari kita bedah makna tersembunyi di balik mimpi menikah berdasarkan literatur Primbon Bali dan pandangan spiritual Hindu.
Makna Mimpi Menikah Secara Umum dalam Primbon Bali
Dalam kitab Wariga maupun Primbon Jawa-Bali, mimpi menikah sering kali dikaitkan dengan kondisi kesehatan atau perubahan status sosial. Berikut adalah beberapa penafsiran yang paling umum:
1. Mimpi Menikah dengan Orang Tak Dikenal
Menurut Primbon Bali, jika Anda bermimpi menikah dengan orang asing atau sosok yang tidak dikenal, ini bisa menjadi peringatan akan datangnya penyakit dalam waktu dekat. Secara spiritual, hal ini dianggap sebagai simbol pelepasan energi atau penurunan daya tahan tubuh (bayu).
2. Mimpi Menikah Lagi (Bagi yang Sudah Berkeluarga)
Jika Anda sudah menikah namun bermimpi menikah lagi, ini sering diartikan sebagai tanda akan adanya ujian dalam rumah tangga. Bisa berupa kesalahpahaman atau adanya pihak ketiga yang mencoba masuk dalam kehidupan Anda.
3. Mimpi Melihat Orang Lain Menikah
Berbeda dengan menikah sendiri, melihat orang lain menikah dalam mimpi justru sering dianggap sebagai pertanda baik. Ini melambangkan akan ada kabar gembira atau kesuksesan dari kerabat dekat yang turut memberikan imbas positif bagi Anda.
Arti Mimpi Menikah dari Sudut Pandang Hindu
Dalam ajaran Hindu, mimpi dipengaruhi oleh tiga sifat manusia (Tri Guna), yaitu Sattwam (tenang), Rajas (dinamis), dan Tamas (gelap).
Mimpi Sattwam: Muncul saat pikiran tenang, biasanya berupa petunjuk suci atau wahyu.
Mimpi Rajas/Tamas: Sering kali merupakan refleksi dari keinginan yang tidak tercapai atau kecemasan yang mendalam.
Mimpi menikah dalam konteks ini sering kali merupakan manifestasi dari keinginan yang terpendam (jika Anda memang sedang merencanakan pernikahan) atau sebuah simbol penyatuan diri. Pernikahan adalah simbol penyatuan antara Purusa (unsur maskulin/jiwa) dan Pradana (unsur feminim/materi). Bermimpi tentang hal ini bisa berarti Anda sedang berada dalam fase pencarian keseimbangan hidup.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bermimpi Menikah?
Masyarakat Hindu di Bali memiliki kearifan lokal dalam menyikapi mimpi buruk atau mimpi yang mengganjal di hati. Jika Anda merasa gelisah setelah mimpi menikah, berikut langkah yang biasa dilakukan:
Matur Piuning: Berdoa di Pamerajan atau tempat suci keluarga untuk memohon perlindungan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Metis: Membasuh muka atau mandi setelah bangun tidur sambil mengucap doa agar segala keburukan mimpi larut bersama air.
Maprayascita: Jika mimpi dirasa sangat buruk, melakukan pembersihan diri secara ritual (Panyucian) adalah cara untuk mengembalikan keseimbangan energi. (TB)
