Banjir besar yang melanda Bali membawa duka mendalam. Seorang pedagang Pasar Badung yang akrab disapa Dadong Geloh ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras. Tragedi ini menambah daftar korban jiwa akibat banjir yang kini mencapai puluhan orang.
Dadong Geloh, pedagang ikan yang dikenal warga Pasar Badung, ditemukan di kawasan Taman Pancing dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Informasi dari warga menyebutkan, ia diduga ketiduran ketika banjir melanda dan kemudian terseret arus. Sosok Dadong Geloh dikenal ramah dan kerap berinteraksi dengan pembeli setia di pasar.
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Minggu (14/9), jumlah korban banjir di Bali mencapai 17 orang meninggal dunia dan 5 orang masih hilang. Korban tersebar di beberapa wilayah:
Denpasar: 11 orang meninggal, 2 hilang
Gianyar: 3 orang meninggal
Jembrana: 2 orang meninggal
Badung: 1 orang meninggal, 3 hilang
Selain korban jiwa, ratusan warga harus mengungsi karena rumah mereka terendam. Sejumlah fasilitas umum, kios, hingga ruko di Denpasar juga rusak parah, termasuk di sekitar Pasar Kumbasari dan Jalan Sulawesi. Kerugian material akibat banjir ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Tim SAR bersama aparat pemerintah daerah terus melakukan pencarian korban hilang serta penanganan darurat bagi warga terdampak. BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan memperkuat posko darurat di sejumlah titik banjir. Pemerintah Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (TB)
