Pemkot Denpasar Gelontorkan Rp5,4 Miliar untuk Perbaiki 8 Pura Rusak Akibat Banjir, Target Rampung Desember

Author:
Share

Pemerintah Kota Denpasar mempercepat proses pemulihan pura yang rusak akibat bencana banjir dengan dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp5,4 miliar. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung melakukan monitoring lapangan pada Jumat (21/11) untuk memastikan percepatan pengerjaan sesuai target.

Sejumlah pura yang dikunjungi meliputi Pura Taman Musen di Denpasar Timur, Pura Tirta Hening Ulun Danu di Banjar Wangaya, Pura Taman Beji Majapahit, dan Pura Taman Beji Penyampuhan di Denpasar Barat. Keempat titik ini merupakan bagian dari total delapan pura yang mengalami kerusakan cukup signifikan akibat luapan banjir beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Dua Pria Curi Motor di Kawasan Parkir Matahari Terbit Sanur Denpasar, Alasan untuk Bayar Cicilan

Wali Kota Jaya Negara menjelaskan bahwa seluruh pemulihan dibiayai penuh oleh Pemkot Denpasar melalui BTT tanpa membebani desa adat maupun pengempon pura. “Dari total delapan pura terdampak, seluruhnya ditangani menggunakan dana BTT senilai Rp5,4 miliar. Progres perbaikan sudah mencapai 50 persen dan kami targetkan seluruhnya rampung pada Desember mendatang,” ujarnya.

BACA JUGA  Situs Kertalangu Dipelaspas Saat Tilem Kapat, Telah Ada Sejak Zaman Bali Kuno

Menurutnya, kerusakan yang terjadi pada masing-masing pura beragam, mulai dari struktur pelinggih, tembok pembatas, area beji, hingga fasilitas pendukung yang tergerus banjir. Dengan dukungan anggaran khusus ini, perbaikan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan fungsi spiritual dan sosial pura dapat kembali optimal.

Pada monitoring tersebut, Wali Kota didampingi unsur DPRD Kota Denpasar, Bendesa Adat, Kadis Perkim Denpasar, serta jajaran OPD terkait. Selain memantau progres fisik, Pemkot juga terus memverifikasi objek-objek vital lain yang ikut terdampak banjir agar penanganannya bisa segera dianggarkan.

BACA JUGA  Ramai Informasi Dilarang Pajang Ogoh-ogoh di Pinggir Jalan, MDA Denpasar Tegaskan Tak Ada Larangan

“Kami pastikan pemulihan dilakukan secara cepat dan tepat. Tujuannya agar pura sebagai ruang suci umat Hindu dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya, tanpa beban biaya bagi masyarakat,” tambahnya.

Pemkot Denpasar menegaskan komitmennya menyelesaikan seluruh pemulihan sebelum akhir tahun, mengingat banyak pura yang akan digunakan untuk rangkaian upacara adat awal 2026. (TB)

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!