BRI BO Denpasar Gatot Subroto menggelar gathering merchant sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan para merchant yang telah menggunakan layanan transaksi BRI.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari pada 4 September 2026 tersebut digelar di Nusa Dua, Sun N Sand Beach Club.
RM Funding dan Transaksi BRI BO Denpasar Gatot Subroto, Ayudya Nuraini Pravitasari, mengatakan gathering tersebut secara khusus menjadi bagian dari upaya maintenance terhadap kasir merchant yang menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI.
“Tujuannya adalah maintenance kasir merchant yang sudah menggunakan EDC BRI untuk setiap transaksi, sehingga kasir merasa senang menggunakan mesin BRI ini,” ujar Ayudya, Senin (21/9).
Dalam kegiatan tersebut, BRI memberikan sejumlah rangkaian acara, mulai dari pemaparan mengenai penggunaan EDC, team building, kegiatan water sport, hingga pemberian hadiah doorprize bagi kasir merchant yang hadir.
Ayudya mengatakan, saat ini terdapat 932 merchant yang berada di bawah BO Denpasar Gatot Subroto.
Jumlah tersebut terus berkembang seiring semakin terbukanya pelaku usaha terhadap penggunaan transaksi non-tunai.
“Untuk perkembangan hingga saat ini sudah banyak usaha-usaha yang open minded untuk menggunakan mesin EDC yang mana saat ini customer-customer sudah jarang sekali menggunakan pembayaran tunai sehingga membutuhkan alat transaksi non tunai yaitu EDC dan QRIS,” jelasnya.
Menurut Ayudya, penggunaan QRIS di kalangan merchant juga menunjukkan perkembangan cukup pesat.
Bahkan, penggunaan QRIS kini tidak hanya dilakukan oleh usaha dengan skala besar, tetapi mulai menjadi bagian dari transaksi toko-toko kecil.
“Untuk tren transaksi QRIS cukup pesat perkembangannya karena untuk toko-toko kecil pun sudah paham betul transaksi dengan QRIS,” katanya.
Gathering tersebut sekaligus menjadi momentum BRI untuk memberikan apresiasi kepada para kasir merchant yang selama ini menggunakan mesin EDC BRI.
Melalui kegiatan tersebut, BRI berharap merchant semakin nyaman menggunakan layanan transaksi BRI sekaligus dapat memperkuat hubungan dengan para pelaku usaha.
Di sisi lain, BRI BO Denpasar Gatot Subroto juga menghadapi persaingan dengan perbankan lain dalam menggarap segmen merchant.
Untuk menghadapi persaingan tersebut, BRI menyiapkan berbagai program pendukung yang memberikan nilai tambah bagi merchant maupun pemilik usaha.
Ayudya mengatakan strategi tersebut tidak hanya dilakukan melalui maintenance kasir merchant, tetapi juga dengan menghadirkan berbagai program seperti voucher belanja bagi merchant yang menggunakan layanan secara produktif, program diskon, serta program simpanan dan pinjaman bagi pemilik usaha.
“Strateginya yaitu seperti maintenance kasir, booster seperti voucher belanja untuk merchant apabila digunakan produktif, program diskon untuk merchant, program-program simpanan maupun pinjaman untuk owner,” katanya.
Ke depan, BRI BO Denpasar Gatot Subroto menargetkan peningkatan pangsa pasar dibandingkan periode sebelumnya.
Selain pertumbuhan bisnis, BRI juga ingin menjaga kepercayaan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan transaksi perbankan.
“Target kami, market share yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, nasabah selalu percaya dan nyaman transaksi dengan Bank BRI,” pungkas Ayudya.
