Penyanyi pendatang baru asal Gianyar, Ida Bagus Made Widiyana atau yang akrab disapa Gus Widi, kembali meramaikan blantika musik pop Bali. Kali ini, Gus Widi meluncurkan singel keduanya berjudul “Pejalan Tresna” pada 11 Oktober 2026.
Lewat lagu tersebut, Gus Widi menghadirkan warna tersendiri dalam musik pop Bali dengan memadukan nuansa pop dan koplo dangdutan. Aransemen musiknya digarap oleh Gede Manesa Pro, sementara lagu ini merupakan buah karya Mang Kujik.
Gus Widi yang lahir di Gianyar pada 28 Juni 1986 ini mulai menapaki perjalanan kariernya sebagai musisi Bali di bawah arahan dan label MWP Pro. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya meramaikan industri musik Bali melalui karya-karya yang dekat dengan kehidupan dan perasaan masyarakat.
Singel “Pejalan Tresna” mengangkat kisah seorang pria yang harus menerima kenyataan pahit setelah ditinggalkan kekasihnya. Perempuan yang dicintainya memilih orang lain karena perjodohan yang ditentukan oleh orang tuanya.
Padahal, keduanya telah berjanji untuk saling mencintai hingga akhir hayat. Namun, keadaan membuat janji tersebut sulit diwujudkan. Kisah cinta yang kandas karena campur tangan keluarga itu menjadi inti cerita yang dihadirkan dalam lagu “Pejalan Tresna”.
Melalui perpaduan lirik bertema patah hati dan aransemen musik pop yang dibalut sentuhan koplo dangdutan, lagu ini diharapkan dapat menjangkau penikmat musik Bali dari berbagai kalangan.
Bagi Gus Widi, peluncuran singel kedua ini menjadi salah satu langkah dalam membangun perjalanan kariernya di industri musik Bali. Ia berharap karya yang dihadirkannya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Selain berkarya sebagai penyanyi, kehadiran Gus Widi juga membawa semangat untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya Bali melalui gending atau lagu pop Bali.
Dengan dirilisnya “Pejalan Tresna”, Gus Widi berharap semakin banyak masyarakat yang menikmati musik Bali sekaligus ikut menjaga keberlangsungan lagu-lagu berbahasa Bali di tengah perkembangan industri musik yang semakin beragam.
Melalui karya ini, ia ingin turut ajeg melestarikan budaya Bali dengan menghadirkan lagu-lagu yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat dan dikemas dalam warna musik yang dekat dengan selera pendengar masa kini.
